Setiap Shalat Gadis Cilik Ini Minta Kesembuhan, Orang Dewasapun Tak Kuat Jika Menderita Penyakitnya

Loading...
Seorang gadis cilik berumur 3 tahun, Nur Syaza Azzahra ini selalu meminta kesembuhan atas dirinya. "Syaza minta sama Allah supaya Syaza bisa sembuh," itulah yang sering dikatakan Syaza kepada ibunya setiap selepas salat.



BACA JUGA: Jika Wanita Bersahabat dengan Lelaki Beristri, 6 ETIKA Ini Jangan Sampai Dilupakan

Dikutip dai tribunnews, Syaza memang lain dari bocah lainnya. Memang dia terlihat ceria, tapi siapa sangka jika dia mengidap penyakit kronis yang parab.

Empat penyakit yang diidap oleh Syaza adalah hidrosefalus, jantung berlubang atau jantung bocor, syaraf tunjang yang terbuka dan tulang belakang yang tidak terhubung sehingga menyebabkan kelumpuhan pada kedua kakinya.

Hidrosefalus merupakan penyakit akibat gangguan aliran cairan otak. Gangguan tersebut menyebabkan cairan di otak menumpuk dan bertambah banyak sehingga jaringan otak di sekitarnya akan tertekan, khususnya pusat-pusat saraf yang vital.

Saat masih kecil, Syaza pernah melakukan dua kali operasi karena penyakit hidrosefalusnya tersebut. Pagi kemarin Syaza dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Sains Malaysia, Kubang Keran dari rumahnya yang bertempat di Rantau Panjang, Kelantan karena gejala baru atas penyakitnya.

Syaza juga baru saja menjalani operasi di bagian punggungnya yang terluka dan berkudis karena pembesaran tulang belakang yang telah menusuk hingga menembus kulit di punggungnya.

Ayah Syaza yang merupakan karyawan kantor pos ini harus bolak-balik ke Rumah Sakit sejauh 45 km untuk merawat Syaza dan memenuhi kebutuhan untuk pengobatannya.

Kuat terus ya dek Syaza, selalu optimis jika pasti akan sembuh. Sehat selalu dan cepat diangkat penyakitnya.

Sumber : http://www.wajibbaca.com/2017/07/setiap-shalat-gadis-cilik-ini-minta.html

Diunggulkan

5 Mitos Tentang Rambut Manusia yang Sama Sekali Tidak Benar

Mitos tentang rambut yang merupakan “mahkota” manusia, telah lama ada sedari dulu, dan masyarakat hanya bisa menerima dan mempercayai begi...

Back To Top