Astaga! Selamat Ternyata Sempat Ancam Begini Sebelum Nikahi Nenek 71 Tahun !!

Loading...
Seorang remaja berusia 16 tahun, Selamat Riyadi menikahi nenek Rohaya binti Kiagus Muhammad Jakfar yang telah menginjak usia 71 tahun.

Pernikahan unik ini terjadi di Dusun 1 Desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU.

Akad nikah dipandu oleh Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) desa setempat atas nama Ibnu Hajar.

Wali dari mempelai perempuan atas nama Raup (75) memberi wali berwakil kepada P3N Ibnu Hajar dengan saksi pernikahan masing-masing atas nama Komaruddin dan Charles.

Prosesi pernikahan berlangsung khusuk dan sederhana dihadiri Kepala Desa Karangendah Cikani dan masyarakat serta perwakilan dari Polsek Lengkiti.

Meskpun dilaksanakan di malam hari dan prosesi sangat sederhana, namun pernikahan berjalan dengan nuansa kebahagiaan.

Mempelai wanita yang sudah berusia lanjut dan memiliki beberapa cucu ini tampak malu-malu.

Setelah prosesi ijab kabul, mempelai wanita terlihat malu duduk merapat dengan pengantin pria.

“Ndekat lagi mak, senyum jangan tutup mulutnya,” kata sanak famili yang akan mengabadikan momen bahagia pernikahan beda usia ini.

Kapolsek Lengkiti Ipda Ahsum yang dikonfirmasi Senin (3/7/2017) membenarkan bahwa di wilayah Polsek Lengkiti telah terjadi pernikahan beda usia.

“Pernikahan ini terjadi atas dukungan semua masyarakat setempat, sebab pasangan ini mengancam akan bunuh diri bersama-sama apabila pernikahan mereka dilarang,” terang Ipda Ahsum.

Ahsum menambahkan, sebenarnya pasangan Rohaya dan Selamat Riyadi sudah lama ingin melangsungkan pernikahan.

Namun karena masyarakat masih belum berkenan lantaran perbedaan usia kedua mempelai terpaut sangat jauh, keinginan itu belum terpenuhi.

Bahkan bulan Ramadhan lalu, pasangan Rohaya dan Selamat juga sudah berencana menikah, namun baru teralisasi sekarang.

Sripku.com/Leni Juwita

Sumber:tribunnews.com

Diunggulkan

5 Mitos Tentang Rambut Manusia yang Sama Sekali Tidak Benar

Mitos tentang rambut yang merupakan “mahkota” manusia, telah lama ada sedari dulu, dan masyarakat hanya bisa menerima dan mempercayai begi...

Back To Top