5 Mitos Tentang Rambut Manusia yang Sama Sekali Tidak Benar

Loading...
Mitos tentang rambut yang merupakan “mahkota” manusia, telah lama ada sedari dulu, dan masyarakat hanya bisa menerima dan mempercayai begitu saja tanpa ada fakta yang pasti. Baiknya, simak penjelasan tentang fakta dan mitos tentang rambut di bawah ini.

Beberapa mitos tentang rambut yang sebenarnya salah

1. Rambut akan cepat memanjang kalau sering dipotong

Dr. Doris Day, seorang dermatolog di New York, mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara sering potong rambut dengan efek membuat rambut lebih cepat memanjang. Hal ini sebenarnya dipengaruhi folikel di kulit kepala Anda, yang menentukan seberapa cepat rambut Anda tumbuh.

Nah, memotong rambut, pada dasarnya sering terlihat membuat rambut seolah-olah jadi lebih cepat tumbuh panjang dan terlihat lebih tebal. Ini karena potong rambut berguna untuk membuang cabang dan kerusakan di ujung rambut yang sering membuat rambut jadi tipis dan kusam. Jadi setelah potong rambut, rambut Anda akan terlihat lebih sehat dan tumbuh dengan baik, bukan mempercepat tumbuh panjang rambut.

2. Uban di rambut muncul akibat stres

Banyak yang percaya bahwa rambut beruban disebabkan oleh faktor stres, padahal tidak benar. Perlu diketahui, uban disebabkan oleh melanosit tubuh yang menghasilkan pigmen warna pada rambut. Sedangkan rambut berwarna abu-abu atau putih itu menandakan bahwa melanosit dalam tubuh Anda mulai berkurang.

Tapi tenang, ini umum dan bukan merupakan masalah kesehatan fisik yang terlalu berarti. Uban juga bisa disebabkan faktor genetik dan gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok atau makan-makanan tidak sehat.

3. Kalau dicabut, uban akan muncul dua kali lebih banyak

Uban yang muncul di rambut Anda merupakan sebuah proses alami tubuh yang menghasilkan perubahan warna pigmen tubuh pada tiap manusia. Mitos tentang rambut uban yang akan tumbuh lebih banyak ketika dicabut, nyatanya salah. Namun, mencabut uban akan menimbulkan dampak peradangan pada folikel rambut. Mencabut paksa uban juga bisa memicu kerontokan dan penipisan jumlah rambut di kepala Anda.

4. Sering menyisir akan membuat rambut jadi tambah sehat

Penata rambut Mika Fowler di Beverly Hills menyatakan, tidak baik kalau terlalu sering menyisir rambut, dan ini juga tidak membuat rambut jadi sehat. Kunci dari rambut yang sehat adalah, ketika menyisir, usahakan minyak yang ada di kulit kepala terbawa sisir ke seluruh bagian rambut. Dengan begitu, rambut jadi lebih lembab bercahaya, dan bisa menghindari kondisi batang rambut kering.

Dr. Day menambahkan, kebiasaan menyisir berlebihan malah bisa membuat rambut jadi rusak. Mengapa? Menyisir pada dasarnya dapat membuat gesekan di rambut yang bisa berdampak pada rusaknya kutikula rambut. Sehingga, menyisir berlebihan menyebabkan folikel rambut terkikis dan akhirnya rambut menjadi lebih tipis.

5. Rambut berminyak tidak boleh pakai conditioner

Rambut berminyak ini disebabkan oleh sebum rambut yang menghasilkan minyak berlebih. Fungsi minyak pada rambut juga sebetulnya baik, yaitu melembabkan rambut dari kondisi kering. Sedangkan fungsi conditioner adalah menutrisi, melembabkan, dan menjaga rambut tetap kuat.

Tipsnya, bagi para pemilik rambut berminyak, gunakan shampo untuk rambut berminyak. Selanjutnya, ketika menggunakan conditioner, gunakan hanya pada bagian tengah ke ujung rambut saja, dan hindari memakai conditioner di bagian kulit kepala agar tidak makin berminyak.

Diunggulkan

5 Mitos Tentang Rambut Manusia yang Sama Sekali Tidak Benar

Mitos tentang rambut yang merupakan “mahkota” manusia, telah lama ada sedari dulu, dan masyarakat hanya bisa menerima dan mempercayai begi...

Back To Top