Astaga! Anak Balitanya Nangis Digigit Ular, Ibunya Malah Merekam Sambil Ketawa

Loading...
BANGKAPOS.COM-- Memberi pelajaran sejak usia dini, tentang suatu hal tentu ada baiknya.Tapi jangan juga kebangetan seperti seorang ibu di Florida, Amerika ini.Anaknya yang baru berusia 1 tahun, sudah diperkenalkan pada seekor ular.Memang ukuran ularnya kecil, tapi kan ular ya tetap ular.Gilanya lagi, acara perkenalan itu disiarkan live di Facebook.Dalam videonya itu, ibu yang diketahui bernama Chartelle Geanette St. Lauren menyodorkan ular berjenis red rat snake ke anaknya. Tangan mungil si anak itu lalu seperti ingin mengambil ular di dalam boks plastik.Begitu tangan mungilnya mendekat, hap....ular tersebut langsung menyerang.Memang ularjenis ini nggak berbahaya, namn tetap saja gigitan itu membuatnya kaget lalu menangis.Si ibu malah tertawa melihat anaknya kaget dan menangis setelah mendapat gigitan ular tersebut.Unggahan video itu di facebook, membuat pihak polisi setempat bereaksi. 

Chartelle Geanette St. Lauren dimintai keterangan atas apa yang sudah dilakukan itu.Dalam wawancaranya dengan ABC Action News, Chartelle Geanette St. Lauren menyampaikan alasan terhadap apa yang dilakukan."Ular itu menggingit anakku dan aku.Nggak ada bekas gigitan yang tertinggal, meski serangan itu terjadi beberapa kali.Saya pikir, itu jadi kesempatan yang bagus untuk memperkenalkan sesuatu hal yang bisa menyakitinya," paparnya.Selain polisi, penonton juga bereaksi terhadap unggahan tersebuT

Reaksi itu ditanggapi oleh  Chartelle Geanette St. Lauren, bahwa mereka terlalu sensitif.Video yang dianggap mengganggu itu, akhirnya dihapus oleh pihak Facebook."Lagian ularnya terlalu kecil untuk bisa menyakiti orang atau bahkan anak kecil," tegasnya.Meski nggak ada yang luka atau apapun alasannya, pihak polisi setempat tetap memproses apa yang sudah dilakukan ibu itu.Jangan meniru adengan itu, apapu alasannya.(*)
(Octa)
Simak Videonya

Diunggulkan

5 Mitos Tentang Rambut Manusia yang Sama Sekali Tidak Benar

Mitos tentang rambut yang merupakan “mahkota” manusia, telah lama ada sedari dulu, dan masyarakat hanya bisa menerima dan mempercayai begi...

Back To Top