Mengerikan! Warga Ramai Menggali Sesuatu di Tanah Lapang, Ternyata Makanan Inilah yang Mereka Cari!

Loading...
 Sayap ayam belakangan menjadi makanan favorit di berbagai daerah.
Makanan yang dalam Bahasa Inggris disebut chicken wings ini sering dijadikan snack.
Saking populernya, beberapa kedai makanan cepat saji pun memasukan sajian ini ke dalam menu mereka.
Sebuah kejadian mengerikan menunjukan betapa orang-orang sangat menyukai menu ini.
Dalam sebuah video yang beredar viral, orang-orang tampak menggaali sesuatu di tanah lapang.
Mereka adalah penduduk di daerah Bukit Aup, Sibu, Malaysia.
Ternyata, bukan tanpa alasan, para warga ini mencari makanan yang tak terduga dari dalam tanah.
Ya, mereka tengah mencari sayap ayam yang tertimbun di dalam tanah.
Bagaimana hal ini bisa terjadi?
Ternyata pada Jumat (31/3/2017) sebanyak 3 ton sayap ayam ditimbun di area Bukit Aup, melansir Info Serawak.
Sayap-sayap ini disebut diimpor secara ilegal.
Oleh karena itu, pihak berwajib sengaja menguburnya di daerah Bukit Aup.
Kabar tentang penimbunan ini pun menyebar cepat melalui aplikasi WhatsApp.
Pada hari Selasa (3/3/2017), penduduk ramai datang ke lokasi dan ingin menggali.
Orang-orang ini datang setelah mendapat kabar dari teman yang mengajak mereka menggali.
"Aku datang kesini karena temanku yang memberi tahu. Ya, ada sayap ayam di sini, beberapa masih beku," ungkap seorang warga.
Kebanyakan dari mereka mengatakan bahwa sayap ayam ini masih terlihat segar dan beku.
Mereka ramai-ramai mengambil dan mencuci sayap ayam ini.
Padahal, bahan makanan ini sudah ditimbun di dalam tanah selama 4 hari.
Para warga seakan lupa bahwa penyebaran virus H5N1 di Malaysia.
Mereka hanya berusaha mengambil sayap ayam sebanyak yang mereka bisa.

Sumber : http://video.tribunnews.com/view/22822/mengerikan-warga-ramai-menggali-sesuatu-di-tanah-lapang-ternyata-makanan-inilah-yang-mereka-cari

Diunggulkan

5 Mitos Tentang Rambut Manusia yang Sama Sekali Tidak Benar

Mitos tentang rambut yang merupakan “mahkota” manusia, telah lama ada sedari dulu, dan masyarakat hanya bisa menerima dan mempercayai begi...

Back To Top