Usai Cabut Gigi, Remaja Ini Malah Hembuskan Nafas Terakhir! Ada Apa?

Loading...
Tidak sedikit dari kita yang memiliki gigi berlubang. Kalau lubangnya masih kecil dan belum menimbulkan sakit seringkali diabaikan, padahal saat itu sebenarnya gigi masih dapat ditambal. Setelah lubang gigi besar dan cukup parah, terasa sakit serta bengkak, barulah datang ke dokter gigi meminta gigi tersebut dicabut saja.

Kejadian serupa juga dialami oleh seorang remaja asal Indonesia. Sungguh mengharukan, karena siapa sangka, hanya karena hal yang dianggap kecil, Gadis manis asal Cilacap, Putri Asih meninggal dunia setelah hampir dua tahun kebelakang karena menderita radang gusi (Ginggivatis). Remaja 17 tahun itu menghembuskan nafas terakhir di Hospital Besar Prof. Dr. Margono Purwokerto, Jawa Tengah, pada Senin (13/02/2017) pukul 05.15 waktu setempat, dilansir dari laman tribun.


Awalnya, Putri mengalami sakit gigi geraham ketika menjalani pemeriksaan di klinik. Sehingga dokter menyarankan agar giginya segera dicabut. Selang beberapa minggu kemudian, bagian gigi di sekitar gerahamnya dikabarkan tertanggal satu per satu.

Keadaannya semakin buruk ketika bagian pipi kirinya membengkak seperti benjolan bisul. Bahkan hidungnya pun mengeluarkan ingus tanpa henti. Putri tidak menjalani pembedahan pada Januari lalu lantaran dia berasal dari keluarga sederhana. Hal ini menyebabkan penyakit tumor yang dideritanya masuk tahap empat.

Diketahui sel tumor pada bagian gusinya menyebar hingga ke bagian hati. Ini membuat Putri kehilangan energi untuk bergerak. Keadaan Putri semakin kritis apabila benjolan tumor itu mengeluarkan nanah sebelum akhirnya meninggal dunia. Demikian dilansir oleh laman mynewshub, Rabu (15/02/2017).

Related Posts

Usai Cabut Gigi, Remaja Ini Malah Hembuskan Nafas Terakhir! Ada Apa?
4/ 5
Oleh